Mahasiswi MPI UIN Raden Intan Lampung, Asihani, Torehkan Prestasi di MTQ dan Lulus dengan IPK Tinggi
Mahasiswi Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) ini berhasil menyeimbangkan prestasi akademik dan kemampuan tilawah Al-Qur’an, hingga menorehkan hasil studi dengan IPK 3,84 dan predikat sangat memuaskan, di tengah perjuangan hidup yang menginspirasi.
Di balik suara merdu lantunan ayat suci yang terdengar saat munaqasyah skripsinya, tersimpan kisah perjuangan seorang mahasiswi berprestasi bernama Asihani, mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) UIN Raden Intan Lampung. Lahir di Banjarmasin, 1 Agustus 2003, Asihani tumbuh di keluarga sederhana di Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus.
Sejak kecil, Asihani telah menapaki jalan cinta Al-Qur’an. Ia belajar mengaji di TPQ Miftahul Amin, berguru pada Ustadz A. Husen Aris dan Ustadz A. Hilmi, dua guru yang menanamkan dasar tajwid, makhraj, hingga seni tilawah yang indah. Di bangku kuliah, kecintaannya pada Al-Qur’an terus berlanjut melalui aktivitasnya di organisasi Himpunan Qori-Qoriah (HIQMA) dan pembinaan tilawah di Masjid Baitul Mukmin, Bandar Lampung.
Prestasi Asihani di bidang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tidak diraih secara instan. Sejak duduk di bangku kelas 4 SD, ia telah menorehkan prestasi Juara 2 Tilawah Putri Tingkat Kecamatan Kota Agung, kemudian melaju menjadi Juara 1 Tingkat Kabupaten Tanggamus, hingga Juara 1 Tingkat Provinsi saat SMP dan SMA. Terakhir, ia mewakili Kabupaten Tanggamus dalam Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) dan turut berpartisipasi pada MTQ ke-53 di Kota Bandar Lampung tahun 2024.
Perjalanan hidup Asihani tak lepas dari ujian berat. Sang ayah, seorang petani yang juga mendirikan warung sembako di samping rumah, wafat pada tahun 2023 setelah mengalami sakit kepala hebat di kebun kopi tempat beliau bekerja. Sejak itu, sang ibunda melanjutkan usaha kecil sembako di rumah, sementara Asihani membantu dengan bekerja paruh waktu di toko parfum dekat kosannya.
Meski berjuang di tengah keterbatasan, semangatnya tak pernah surut. Dalam sidang skripsinya yang berjudul “Manajemen Perubahan dalam Pemasaran Pendidikan di SMP PGRI 6 Bandar Lampung”, Asihani berhasil mempertahankan hasil penelitiannya dengan sangat baik dan meraih IPK 3,84 pada 29 Oktober 2025.
Kini, setelah lulus, Asihani berencana mencari pekerjaan tetap agar dapat membantu ibunya dan mendukung pendidikan adiknya yang baru lulus SMA. Motto hidupnya sederhana namun penuh makna:
“Menang kalah itu belakangan, yang penting terus belajar dan yakin pada diri sendiri,” ujarnya dengan senyum penuh keyakinan.
Kisah inspiratif Asihani menjadi cerminan nyata keteguhan hati, cinta pada Al-Qur’an, dan semangat pantang menyerah di tengah keterbatasan. Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) UIN Raden Intan Lampung bangga atas prestasi dan keteladanannya, serta berharap kisah ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berprestasi, berakhlak, dan membawa nilai-nilai Qur’ani dalam setiap langkah kehidupan.



Penulis:
Dr. Oki Dermawan, M.Pd.
Dosen Prodi MPI UIN Raden Intan Lampung